Postingan

Dua Tahun

Dua Tahun Dua tahun ternyata berlari begitu ringan Angan ku bersamamu mengangkasa tanpa cela  Aksara ku selalu membeku dilahap binar bintang Bayang fana mu mengikat jarak antar kita  Purnama ku kian mengembara luka tanpa syarat Kamu dan rahasia waktu akan selamanya menjadi candu ku Embun manis ini akan terus menjadi nyanyian adu rasa ku Tak jarang pun ia menjelma penyamar peluh rindu ku Walau semesta mengeluh pulang berujung ilusi palsu Aku dan kamu-mengadu dua kisah bisu berbeda tuju Mana mungkin kisah kasih berakhir filosofis sesuai mimpi hati Bahkan kamu menghilang saat purnama hati tertatih sendiri Jingga ku berharap perih memori kian menolak melodi takdir Langit malam ini menggoreskan usiknya pun sunyi tanpa hilir Aku dan kamu akan selalu mengisahkan kasih nestapa abadi.

We Need Us

We Need Us Written in pain by Shalsabiila Alkatiri My stranger moon You promised me in afternoon You held my tiny hands and said “forever” You bought me a bucket of pretty bloody roses You pulled me drank in love many more You held me tight You warmed me through your shoulders Then got our hundred adorable selfies Even Saturn’s ring is jealous of us Never thought it would be our last Never thought it would be our forever goodbye The earth in your eyes I used to drown in it The art of your voice I used to breath in it The softness of your touch I used to dream in it My stranger moon You did a pretty white lies You’ve drained my tears You’ve ruined our universe Scavenge our separate memories I’m sick of this annoying distance My stranger moon Happy gloomy afternoon, how are you? Do you actually rest in love? Our orange sky has long rotted without you I will always bought you our gorgeous flowers And our bloody roses wi...

Purnama Surgawi

PURNAMA SURGAWI Karya: Shalsabiila Alkatiri (Nganjuk-Indonesia) Lagi lagi tentang rindu Aku lelah terus menerus menelan abu Hangatmu hadir senyata dejavu Pelukmu hilang sepalsu embun subuh Kau tau sayang, binar matamu adalah candu Aku terbelenggu atmosfir rindumu Adakah kau mendengar tasbih ku? Sampaikah citra cinta ku bertamu lembut? Sudahkah sampai kitab sendu dariku? Aku dan kamu Tercabik galaksi bisu T enggelam roda waktu memb eku Kita biola usang bernada nanar Kita berdansa dusta Aku bergaun mawar renta Kamu mahkota terlukai tahta Kisah suri pilu pemanah surya Bersua menganyam sisa nyawa Tegak awan bertengger perih Purnamaku terbelenggu dalil memori Ombak samudra bibirnya tersimpul tangis Ternyata, semesta mengutuk sunyi S emesta tengah cemburu hati Tuhan lebih sayang kamu, Ke kasih #Dibukukan dengan judul "Voice From the South East" #Dilombakan pada acara Lomba Cipta Puisi tingkat Asean 2020, oleh S...

Patah Panah Hati

Kita Bi ola usang K ita Bernada nanar Kita Berdansa dusta Aku Bergaun mawar renta Kamu Mahkota terlukai tahta Kamu  Suri pilu pemanah surya Kita Kanvas lebam bersayat kelam Kita Bersua menganyam luka Kita Aksara terpejam Kita Genggam yang tenggelam

Birthday Girl:)

Gambar
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Haloooo! Apakabar saudara/i ku? Semoga selalu sehat dan selalu dalam rahmat Allah yaa, Aamiin:”) Jadi! Ehehehe  Di tanggal 09 Februari, 20 tahun yang lalu, jam 3 subuh. Telah dilahirkan seorang bayi perempuan bernama Shalsabiila Alkatiri. Lahir dari seorang Mama yang luar biasa cerdas, dan seorang Aba yang tangguh. WKWKW APAYA KOK BERASA FORMAL. Okedeh! Singkat aja ya.  Intinya, Cuma pengen mengucap syukur atas semua yang telah terjadi selama 20tahun hidup di dunia sebagai manusia:”). Makin tua makin sadar, ternyata hari ulangtahun hanyalah deretan angkaT_T.  Usia kepala dua ternyata ngga mudah. Semakin banyak tanggungjawab yang harus tegar berada di pundak, dan harus semakin berlatih untuk ikhlas dalam menjalankan kehidupan yang diamanahkan daei Allah SWT:”) Udah ya. Cuma itu aja ehehe. Tulisannya singkat, memang cuma pengen menghargai diriku yang sudah melewati segala lika liku hidup selama 20 tahun:””)))) ...

Waktu Terbaik

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Gimana kabarnya temen-temen? InsyaAllah dalam keadaan sehat semua yaaa;)) Karena lagi KRS-an, server down, makin migrain ini kepala wkwk:(  terlanjur buka laptop, biar ga nganggur, jadi hamba pake waktunya untuk upload bab ini ehehe Masih nyambung sama bab kemaren, dengan buku, dan penulis yang sama, selamat membaca:)) Dari Syekh Ibnu Athoillah menyampaikan hikmahnya yang ke-72: "Waktu terbaik dalam hidupmu adalah saat kau menyaksikan dirimu sangat fakir dan membutuhkan kehadiran Allah, serta saat kau merasa hina dihadapan Allah SWT." Maksudnya gimana? Jadi, saat manusia melihat dirinya kaya, tercukupi, terpandang mulia, dan merasa aman atas perlindungan makhluk, maka justru saat itu bukanlah waktu terbaiknya. Karena pada posisi tersebut bisa jadi manusia perhatiannya sedang bergeser dan sedikit lupa kepada Allah SWT.  Waktu terbaik yang dialami manusia adalah waktu dimana dia merasa hina dihadapan Allah SWT dan ...

Dear Allah

O Allah, What if i told you that im trully tired?:"(